miitem

Media_httpimg129image_ugtia
pernah baca ulasan tentang miitem di milis? kalau belum pernah baca, ini gue kutip beberapa paragraf:
Siang itu saya memesan mie item yg ditumis dg cincalok sesuai dengan rekomendasi Tia. Dan memang, selain kreatif, rasanya sendiri juga mantap. Pedas, dan gurihnya cincalok meliuk dan menari di lidah. Mie tumis yang disajikan panas ini juga terasa kenyal teksturnya. Yang heran, saya tidak menemukan jejak bau amis meskipun mie ini menggunakan cumi dan cincaloknya sangat terasa di lidah.
Setelah pesanan pertama ludes tak bersisa, saya pesan lagi Miitem Jawa. Maklum, masih kurang kenyang dan juga penasaran. Menu satu ini ternyata hadir dalam rupa yang mirip dengan mie goreng Jawa biasa tapi dengan twist yang tidak biasa. Aroma mie-nya sendiri sudah membuat tarikan mie ini menjadi lebih menggugah selera, apalagi rasanya. Rasanya? Ngga ada matinya! Untuk minuman saya pesan lemon bitter yaitu juice lemon yang diberi sedikit Angostura bitter yang rasanya bisa membuat lidah dan badan lebih adem di siang yang panas itu. Buat saya resto ini sangat highly recommended. Ada beberapa alasan yang membuatnya layak dicoba: harganya yang sangat reasonable (menu paling mahal dibandrol dg harga 30rb saja!), kualitas makanan yang sangat baik, dan juga rasa yang sangat unik dan enak. Dari semua menu yang saya coba hari itu tidak ada yang tidak enak. A die die must try! MIITEM Kemang Food Festival Jl. Kemang Raya no. 19C T: 021-7197105 E: infomiitem@gmail.com
menggiurkan sekali ulasan di atas yang dibuat oleh yohan handoyo. dan ada lagi ulasan dari bondan winarno yang dimuat di kompas. akhirnya gue berkesempatan untuk mencicipi miitem. dan inilah ulasan jujur versi gue:
  1. penampilannya sama sekali tidak menarik dan cenderung bikin males. warna hitamnya gak keren dan malah membuat mie itu kelihatan seperti cacing-cacing buat umpan pancing. disgusting. gue musti meyakinkan diri sendiri bahwa itu adalah mie sebelum menyantapnya.
  2. rasanya biasa aja. gak seheboh cerita di atas.
  3. cenderung berminyak. bikin eneg.
  4. minumannya memang unik. tapi porsinya nanggung. 2 gelas (dan mahal) masih kurang buat melegakan dahaga.
    Media_httpimg148image_twtab
  5. 3 porsi plus 4 gelas minuman habis 150an ribu lebih. dengan harga segitu mendingan gue ke bakmi GM, bakmi kebayoran atau bakmi-bakmi lainnya yang relatif lebih murah tapi rasanya jauh lebih lezat.
well, maybe it's just me. atau mungkin gue lagi sial aja pas dateng ke situ kokinya lagi gak mood masak. atau mungkin selera gue yang beda. yang jelas gue ogah ke situ lagi.

richoz

richoz

Experimentalist.

Archive

2012 (119)
2011 (370)
2010 (89)
2009 (53)
2008 (66)
2007 (76)
2006 (140)
2005 (93)
2004 (118)
2003 (51)
| Viewed
times
Filed under:  
Posterous theme by Cory Watilo