Move Over Tiger and Let Leopard Take Over
Yak silakan ditebak judul di atas itu ngembat dari lagu apa (sepertinya sih tidak terlalu sulit). Dan beginilah pengalaman saya menggiring Leopard (Mac OS X 10.5) menggusur Tiger (Mac OS X 10.4).
Ceritanya nekat nih. Saya tidak mem-backup semua data yang ada di sistem lama. Kalau instalasi bersih (fresh install, istilah untuk format ulang lalu pasang semuanya dari nol) kemungkinan berhasilnya jauh lebih tinggi. Tapi itu pilihan paling terakhir.
Pertama. Backup DVD Installer.
Dang! DVD Leopard ini ternyata 7 giga lebih. Butuh DVD Dual Layer, sementara di stok cuma ada DVD-R Single Layer. Terpaksa ditunda.
Kedua. Percobaan Instalasi Pertama.
Pilihan default adalah upgrade. Ya sudah saya ikuti saja. Sebelum proses instalasi berjalan, ada Checking Installer DVD. Cukup lama. Tapi tapapa karena sambil menonton Stage Fright-nya Motörhead. Eh, entah kenapa, belum 100% selesai cek, sudah dilanjutkan ke tahap berikutnya. Tapi nge-hang di situ. Cuma kursor muter-muter. Restart.
Ketiga. Percobaan Instalasi Kedua.
Dicoba lagi dengan pilihan default. Checking Installer DVD. Lama juga ya. Setengah jalan, saya skip saja. Dan bisa lanjut ke tahap instalasi. Cukup lama menunggu. Stage Fright sudah habis, saya lanjutkan menonton Prince Live at the Aladdin Las Vegas. Cukup menarik saat Prince memainkan Whole Lotta Love-nya Led Zep.
Kira-kira 60% proses instalasi berhenti karena ada error di salah satu installer folder. Installation Failed. Wah gimana nih. Restart.
Keempat. Percobaan Instalasi Ketiga.
Dicoba lagi dengan pilihat default (kekeuh). Checking Installer DVD langsung saya skip sebelum jalan lebih lama. Lanjut ke tahap instalasi. Tunggu menunggu. Bosan nonton Prince, saya ganti dengan All This Time-nya Sting. Dan cuma 2 lagu lalu saya ganti lagi dengan Skin and Bones-nya Foo Fighters. 100%. Installation Succeed. Haha, akhirnya. Restart.
Eh, ternyata tak sukses. Gak bisa masuk ke sistem. Cuma gambar apel dan kursor muter-muter. Begitu saja setelah sekian lama. Hayyah. Restart lagi.
Kelima. Percobaan Instalasi Keempat.
Setelah restart, saya kapok dengan default. Di options saya pilih untuk Archive and Install. Checking langsung di-skip. Skin and Bones sudah habis. Dan saya ngantuk. Saya tinggal tidur saja.
Pagi-pagi bangun, cek Macmillian. Ha! Berhasil!
Keenam. Cek Sistem.
Bisa dibilang semua preferensi Tiger mulus pindah ke Leopard. Accounts, passwords dan sebagainya. Kecuali tentu saja tampilan desktop, icon dan berbagai standarisasi Tiger yang berubah menjadi Leopard. Data-data aman semua. Boot Camp juga baik-baik saja. Windows XP yang saya pasang di situ masih berjalan normal.
Ketujuh. Cek Aplikasi.
Aplikasi pertama yang saya tes adalah FreeHand MX. Itu yang paling krusial buat saya. Ternyata lancar-lancar saja (catatan: FreeHand MX ini masih ditulis untuk PowerPC, tidak ada versi Universal Binary ataupun Intel, jadi pastinya berjalan menggunakan emulator semacam Rosetta atau apapun nama barunya).
Setelah itu Photoshop CS3. Illustrator CS3. Dreamweaver CS3. Font Book. iTunes. VLC Player. Quicktime. iSync. Semuanya sudah Universal Binary atau Intel-based. Lancar.
CorelDraw 11 lelet. Tapi gak penting. Ini aplikasi PowerPC yang hanya sesekali saya perlukan apabila dapet data dalam format .cdr.
Kedelapan. Lihat-Lihat Fitur Baru.
-
Spaces. Saya tidak terlalu tertarik dengan spaces. Tidak terlalu esensial untuk kepentingan saya. Lagipula ini gak baru-baru amat. UNIX dan Linux sudah menggunakannya sejak lama. PowerToys dari Microsoft pun juga menyediakan aplikasi gratisan semacam ini untuk dipasang di XP.
-
Cover Flow. Ini yang menarik buat saya. Bisa browse isi folder sambil lihat-lihat isinya.
- Time Machine. Belum. Saya belum pasang karena butuh satu harddisk eksternal khusus.
Kesembilan. Internet.
Airport lancar. Adium lancar. Tapi Firefox rada lelet, entah kenapa. Lebih enak pakai Safari. Smooth.
Tapi masih belum bisa konek ke modemnya Sony Ericsson W810i via blutut. Nanti coba dioprek lagi.
Segini dulu reportasenya. Masih banyak fitur dan aplikasi lainnya yang belum dicoba. Nanti kalau ketemu bug-bug baru akan dilaporkan.
Screenshots ada di Leopardo Ratahayo.